Langsung ke konten

Terbit 3 menit baca

Warna softlens yang cocok untuk kulit dan mata kamu, plus cara memakainya dengan aman

Warna softlens yang serasi dengan undertone kulit, contoh analisa asli dari Kira, dan aturan aman memakai softlens warna menurut FDA.

Wadah softlens, botol cairan lensa, cermin, dan bunga kering di atas nampan batu, ilustrasi warna softlens yang cocok
Di artikel ini

Warna softlens yang cocok biasanya mengikuti undertone kulit dan warna mata alamimu. Undertone hangat cenderung serasi dengan cokelat madu atau cokelat kastanye, sedangkan warna yang terlalu dingin bisa membuat wajah tampak kurang menyatu. Tapi sebelum memilih warna, ada hal yang lebih penting: softlens adalah alat medis, bukan sekadar aksesori.

Artikel ini membahas cara memilih warna softlens, contoh analisa asli dari Kira, dan cara aman memakai softlens warna menurut U.S. Food and Drug Administration (FDA).

Cara memilih warna softlens

Langkah pertama adalah mengenali undertone kulitmu, karena undertone menentukan warna apa yang membuat wajah tampak cerah. Kalau belum tahu, baca dulu cara mengetahui undertone kulit. Setelah itu, pertimbangkan beberapa hal berikut:

  • Undertone hangat: warna cokelat madu, cokelat kastanye, atau hijau zaitun biasanya terlihat menyatu.
  • Mata dan rambut gelap: warna natural memberi kesan halus, sedangkan warna yang lebih terang memberi efek dramatis.
  • Aktivitas: untuk kerja atau sehari-hari, warna natural lebih aman. Warna dramatis cocok untuk acara tertentu.

Panduan ini bersifat estetika, berdasarkan cara Kira membaca undertone dan warna. Selera pribadi tetap yang utama.

Contoh analisa warna softlens dari Kira

Berikut hasil asli Kira untuk pertanyaan “warna softlens apa yang cocok buat saya?”. Kira membaca undertone kulit serta warna mata dan rambut dari selfie, lalu merekomendasikan warna beserta preview-nya, dan warna yang sebaiknya dihindari.

Softlens warna adalah alat medis

Menurut FDA, softlens dekoratif atau softlens warna bukan kosmetik atau barang bebas. Di Amerika Serikat, softlens ini diatur sebagai alat medis dan wajib memakai resep, meskipun lensanya tidak mengoreksi penglihatan. Alasannya sederhana: softlens tidak bisa “satu ukuran untuk semua”. Dokter mata perlu mengukur tiap mata supaya lensa pas.

Lensa yang tidak pas bisa menyebabkan kerusakan mata yang serius, termasuk goresan pada kornea, infeksi kornea, konjungtivitis (mata merah), penurunan penglihatan, sampai kebutaan.

Cara aman memakai softlens warna

Cara aman memakai softlens warna menurut FDA: periksa ke dokter mata, minta resep yang jelas, beli di penjual resmi yang meminta resep, dan ikuti aturan perawatan
  1. Periksa ke dokter mata, meskipun penglihatanmu terasa normal.
  2. Minta resep yang jelas, yang mencantumkan merek, ukuran lensa, dan tanggal kedaluwarsa.
  3. Beli dari penjual yang meminta resep, baik di toko maupun online.
  4. Ikuti semua aturan membersihkan, mendisinfeksi, dan memakai lensa, lalu kontrol rutin ke dokter mata.

FDA mengingatkan, tidak memakai cairan yang tepat untuk menjaga lensa tetap bersih dan lembap bisa memicu infeksi. Infeksi bakteri bisa berkembang sangat cepat, menyebabkan luka pada kornea, dan bahkan kebutaan dalam waktu sekitar 24 jam kalau tidak segera ditangani.

Tanda bahaya yang harus diwaspadai

Tanda bahaya dan kebiasaan berisiko saat memakai softlens: mata merah, nyeri yang tidak kunjung hilang, penglihatan menurun, lensa tidak pas, membeli tanpa resep, dan cairan pembersih yang salah

Segera ke dokter mata kalau muncul mata merah, nyeri mata yang tidak kunjung hilang setelah beberapa saat, atau penglihatan menurun. Ini bisa menjadi tanda infeksi mata.

Softlens juga perlu diserasikan dengan riasan mata. Untuk melengkapi tampilan, lihat bentuk alis sesuai bentuk wajah.

Tanya Kira soal warna softlens

Kirim selfie dengan cahaya alami ke Kira di WhatsApp. Kira membaca undertone kulit serta warna mata dan rambutmu, lalu merekomendasikan warna softlens beserta preview-nya. Lihat contoh hasil softlens.

Pertanyaan yang sering diajukan

Warna softlens apa yang cocok untuk kulit sawo matang?

Kulit sawo matang sering memiliki undertone hangat, sehingga warna seperti cokelat madu, cokelat kastanye, atau hijau zaitun biasanya terlihat menyatu. Warna yang terlalu dingin seperti abu-abu atau biru bisa terlihat kontras. Cek undertone kulitmu dulu, karena setiap orang bisa berbeda.

Apakah softlens warna aman dipakai?

Bisa aman kalau dipakai dengan benar. Menurut FDA, softlens warna adalah alat medis, bukan kosmetik. Periksa ke dokter mata, pakai resep yang mencantumkan merek dan ukuran lensa, beli dari penjual resmi, dan ikuti aturan membersihkan serta memakainya dengan disiplin.

Apa bahaya softlens yang tidak pas?

Menurut FDA, lensa yang tidak pas bisa menyebabkan goresan pada kornea, infeksi kornea, konjungtivitis, penurunan penglihatan, sampai kebutaan. Karena itu dokter mata perlu mengukur tiap mata dan menilai bagaimana mata bereaksi terhadap lensa sebelum kamu memakainya.

Kapan harus ke dokter mata saat memakai softlens?

Segera ke dokter mata kalau mata merah, nyeri mata tidak kunjung hilang setelah beberapa saat, atau penglihatan menurun. FDA menyebut infeksi bakteri bisa berkembang sangat cepat dan menyebabkan kebutaan dalam waktu sekitar 24 jam kalau tidak segera ditangani.

Sumber

Fakta di artikel ini merujuk ke sumber berikut.

  • Mata
  • Softlens
  • Undertone
  • Makeup
Kembali ke semua artikel

Artikel lainnya

Mau tahu yang cocok untuk wajahmu?

Kirim satu selfie ke Kira di WhatsApp. Gratis 5 konsultasi dan 1 preview gambar setiap hari, tanpa aplikasi dan tanpa daftar akun.